Skip to main content

Posts

Showing posts with the label #CelotehAkbar

CELOTEH AKBAR : TEKNOLOGI

Dulu… Teknologi masih jarang Hidup pun lebih tenang Makanan tak perlu diabadikan Bermain di alam tak jadi persoalan Interaksi antar manusia sungguh menyenangkan Dulu… Tak perlu update kegiatan yang sedang dilakukan Senang, sedih, galau pun diungkapkan Mengharap komentar kawan-kawan Apa daya yang datang juga hujatan Dunia maya memang keterlaluan Sekarang… Era Globalisasi memang tak terhindarkan Teknologi mulai mencengkram kehidupan 24 jam tiada henti Mulai bangun hingga tidur lagi Sekarang… Kenikmatan bercengkrama telah tergantikan Kehidupan di depan layar jadi tuntunan Mulai dari sekedar hura-hura sampai pengajian Semuanya bisa dalam satu genggaman Sekarang… Informasi berseliweran kesana-kemari Berita bohong coba mendominasi Berita baik terus dieliminasi Oh kawan, daya kritis kita sedang diuji

CELOTEH AKBAR : GURU

Guru… Hati-hati Saat mendidik jadi rutinitasmu Saat jabatan jadi impianmu Saat uang jadi tujuanmu Jangan sampai kelak Tuhan Bertanya Masihkah ada Pahlawan Yang Tulus Tanpa Tanda Jasa Memang hidup itu butuh uang Memang kesenangan pribadi itu menyenangkan Tapi, Relakah engkau melihat anak didikmu hanya berangan-angan melihat kedepan tanpa arah dan tujuan Relakah  engkau Indonesiamu kembali ke masa penjajahan Indonesiamu hanyut ditelan pembodohan Memang berat nian tugasmu, oh guru Di pundakmu terselip wajah suci tak berdosa Di pundakmu terpatri harapan besar orangtua Di pundakmu negeri ini menegakkan sandarannya Kami yakin engkau mampu menanggung beban itu, Wahai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

CELOTEH AKBAR : MENGULITI ASIAN GAMES 2018

Pertunjukan kembang api di Closing Ceremony Asian Games 2018 Asian Games ke-18 Energy of Asia Sebuah pesta yang dibuka dengan sempurna dan ditutup secara paripurna Inginnya sukses promosi, pariwisata, budaya, dan ekonomi rakyat berdaya Apadikata, gregetnya masih kurang terasa Kata sebagian pengamat layar kaca Panas baru 2 minggu terakhir The power of kepepet pun diukir Ledakan euforia membuncah Mulai gang sempit sampai mall mewah Andaikata tiket tak tersendat Calo berkeliaran dengan nikmat Harga tiket berlipat-lipat Bagai tak takut dilaknat Tuk polisi, harap berpatroli Tuk masyarakat, kebiasaan jadul perlu diganti Menunggu sejak malam berganti Ada online maunya ngantri Sarana transport monoton menambah derita penonton Setiap orang, setiap negara punya rasa yang disuka Panitia bertanggungjawab sepenuhnya ...