Skip to main content

PUISI : AL MU'MIN (YANG MAHA MENGAMANKAN)

Asmaul Husna - Al Mu'min (Yang Maha Mengamankan) - (attributesofallah.blogspot.com)

Meskipun bumi ini tak ada pijakannya
Melainkan terletak di ruangan hampa
Tapi syukur bisa kita berdiri
Dan tidur senyenyak -nyenyaknya.

Meskipun matahari bisa menggeser tubuhnya
Dan menindih keberadaan kita sampai tiada
Tapi syukur ia yang tak punya pikir dan rasa
Begitu patuh kepada hukum-hukum-Nya.

Meskipun malaikat bisa meraih bintang
Dan melemparkannya beberapa ke kening kita
Tapi syukur mereka hanya mengerjakan
Hal yang diperintahkan oleh-Nya.

Meskipun roh kita teramat sulit diterka
Bahkan hidup dengannya tanpa kenal rahasianya
Tapi syukur rasa aman selalu kita dapatkan
Cukup dengan mempercayai jaminan-Nya

Biji buah kepercayaan itu, saudaraku
Ingin kutabur dan kutanam
Pada pagi, pada siang, sore dan malam
Agar tumbuh menjadi pepohonan
Yang sulur dahan dan daun-daunnya
Merambat ke pintu sorga.

Dikutip dari buku "Syair-Syair Asmaul Husna"
Karya "Emha Ainun Nadjib"

Comments

Popular posts from this blog

MIKIR JERNIH : THE INTERNATIONAL 2018 – A CINDERELLA STORY FROM OG (PART 2 : FINALS)

PUISI : AL BASHIR (YANG MAHA MELIHAT)

Tiada hal yang perlu kuperlihatkan kepada-Mu, Gustiku, Karena Engkau adalah Melihat itu sendiri, dan kalaupun aku bermaksud memperlihatkan sesuatu kepada-Mu, maka daya memperlihatkan itu pun tak lain adalah milik-Mu
Tiada hal yang perlu kusembunyikan dari-Mu, Gustiku, karena setiap ruang persembunyian niscaya milik-Mu jua, dan kalaupun sesekali aku berusaha menyembunyikan sesuatu maka daya menyembunyikan itu hanyalah hasil pencurianku atas hukum-Mu
Pernah kupasang topeng-topeng di wajahku, kulapiskan pakaian di badanku, kubungkuskan kepura-puraan  dihamburan kata-kata dan tingkah lakuku
Namun selalu, Gustiku, diujung kepengecutan itu, akhirnya kutahu, bahwa kalau diantara selaksa kemungkinan ilmu-Mu, Engkau sediakan juga topeng-topeng penipu, tak lain itu adalah petunjuk agar aku berjuang melepaskan dan mencampakannya : Supaya aku peroleh Engkau Di akhir pengembaraanku.
Dikutip dari buku "Syair-Syair Asmaul Husna" Karya "Emha Ainun Nadjib"