Skip to main content

PUISI : AL LATHIIF (YANG MAHA LEMBUT)

Asmaul Husna - Al Lathiif (Yang Maha Lembut) - (uqi-alsana.blogspot.com)

Katakan ia adalah cahaya,
maka cahaya itu sedemikian lembutnya,
sehingga tiba-tiba saja
ia sudah bersemayam di dalam dada kita

Katakan ia adalah suara,
maka suara itu sedemikian lembutnya,
sehingga tanpa bunyi apa-apa
ia telah mengetuki batin kita
dengan amat tajamnya

Katakan ia adalah udara,
maka udara itu sedemikian lembutnya,
sehingga tanpa kita ketahui
dari mana sumbernya
tiba-tiba saja
ia telah menjadi nafas kita

Katakan ia adalah warna,
maka warna itu sedemikian lembutnya,
sehingga yang paling kasat darinya pun
tak bisa dilihat mata

Atau katakan ia adalah apa saja,
maka apa saja itu sedemikian lembutnya,
sehingga seolah bukan apa-apa

Atau sebut yang paling bersahaja :
ia adalah kata,
maka kata itu sedemikian lembutnya
sehingga ia tak memerlukan huruf
atau peralatan apa saja
untuk membentuknya.

Bahkan sedemikian Maha Lembut ia
yang sesungguhnya,
sehingga sama sekali tak bisa diandaikan
seperti cahaya, seperti suara,
udara, warna, kata, atau apa pun saja, 
karena setiap ungkapan dan pengandaian,
bakal sirna di ruang hampa.

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW BUKU : NEGERI 5 MENARA

    Judul : Negeri 5 Menara   Penulis : Ahmad Fuadi Genre : Fiksi Novel   Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2009   Tebal Buku : 422 halaman No. ISBN : 978-979-22-4861-6 Harga Buku : 98.000 Rupiah (gramedia.com)   Cerita Singkat : Kalau terdengar kata “Pondok Pesantren (ponpes)”, apa yang terbesit di pikiran kalian? Agamis, tentu, Pakaiannya tertutup, pasti, tapi apakah memang selalu terlintas hal-hal yang positif? Bagaimana dengan stereotip beberapa lapisan masyarakat kalau ponpes adalah tempat penyembuhan jiwa anak-anak nakal? Kadang-kadang terlihat seperti itu bukan?   Yah, bagaimanapun persepsi setiap orang, itu hanyalah sebuah persepsi, pada akhirnya pembentukan Pondok Pesantren pasti tujuannya untuk mencetak generasi-generasi Qur’ani muda yang tidak hanya berhenti di belajar secara teori, namun turut bergerak dan mengamalkan Islam Rahmatan Lil Alamin (Islam ...

REVIEW BUKU : BEYOND THE INSPIRATION

Judul : Beyond The Inspiration   Penulis : Felix Y. Siauw Genre : Agama Islam Penerbit : Al Fatih Press Tahun Terbit : Cetakan ke-8, Januari 2015 Tebal Buku : 267 halaman No ISBN : 978-602-17997-1-0 Harga Buku : 65.000 Rupiah diskon 20% jadi 52.000 (shopee.co.id) Cerita Singkat : Islam kaffah Keseluruhan, bukan setengah Tak melulu ibadah ritual yang diagung-agungkan Tapi juga kehidupan sosial patut tuk diperhatikan   Ustadz Felix Siauw saat berdakwah (dokpri) HR. Bukhari : “Sesungguhnya di belakangmu nanti akan ada hari-hari penuh kesabaran. Sabar pada hari itu seperti halnya memegang bara api.”   Apakah Islam sedang terpuruk? Akankah Islam bangkit kembali untuk kedua kalinya? Apakah, Akankah? Pertanyaan-pertanyaan yang cenderung mengarah ke pesimisme ini cukup menggelitik Ustadz Felix Siauw.  Itulah yang mendorongnya untuk membuat buku ini. Presiden Palestina yang sempat membuat marah umat Muslim ...

PUISI : AR RASYIID (SANG MAHA PENABUR PETUNJUK)

"Ada logam mulia di ladangmu, emas namanya, ada juga batu-batu yang bisa engkau kuliti menjadi gemerlap permata Pergilah menyisir hutan, masuki ketiak-ketiak bumi, panjat gunung, turuni lembah  serta menukiklah ke lantai samudera : kelupaslah bungkus-bungkus rahasia yang menyelimutinya Tetapi dengar bahwa Kuciptakan bagimu tidak hanya satu macam samudera, satu jenis gunung, lembah, hutan dan ladang, melainkan beribu-ribu wujud dan nilainya : Ketahuilah  bahwa emas yang murni dan permata yang sejati terdapat hanya di dalam dirimu sendiri Engkau bisa  menemukan, menghimpun  dan memperjualbelikan emas permata,  namun  Kuanugrahkan kecerdasan di akal budimu untuk mengolah apa saja  menjadi emas dan permata Tak usah engkau khawatirkan akan kering kekayaanKu : emas ilmu dan pengetahuan, permata puisi dan kebijakan, atau apapun saja yang engkau perlukan untuk  kemajuan sejarah pengembara...